BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Gubernur Banten Andra Soni Dorong Kompetisi Diperbanyak untuk Cetak Atlet Berprestasi

Gubernur Banten Andra Soni, Memberikan Sambutan Pada Pembukaan Lomba Futsal Porseni Piala Gubernur Banten Tahun 2026.


Di antara para pelajar yang berlaga dalam Lomba Futsal Porseni Piala Gubernur Banten 2026, tersimpan potensi atlet muda yang kelak dapat membawa nama Banten hingga tingkat nasional dan internasional. Dari lapangan futsal, semangat pembinaan itu diharapkan tumbuh menjadi bagian dari upaya membangun prestasi olahraga secara lebih luas. Karena itu, Gubernur Banten Andra Soni mendorong kompetisi futsal dan berbagai cabang olahraga lainnya diperbanyak sebagai ruang bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman, dan membentuk mental juara.


Hal tersebut disampaikan Andra Soni saat membuka Lomba Futsal Porseni Piala Gubernur Banten Tahun 2026 di Lapangan LJ Futsal, Legok, Kota Serang, Sabtu (22/8/2026).


Andra Soni mengatakan latihan rutin harus diimbangi pengalaman bertanding. Kompetisi menjadi ruang bagi atlet untuk menguji kemampuan, membangun mental, sekaligus belajar menghadapi tekanan dan persaingan.


“Latihan tiap hari, tetapi kalau tidak pernah bertanding, tidak terjadi peningkatan. Oleh karena itu saya minta kepada PSSI dan Pengurus Federasi Futsal Banten untuk sebanyak-banyaknya membuat pertandingan atau memberikan event kepada atlet-atlet muda kita,” kata Andra Soni.


Ia mencontohkan Brasil yang memiliki tradisi kuat dalam pembinaan sepak bola melalui banyaknya kesempatan bertanding bagi pemain muda. Menurut Andra, semakin banyak pengalaman kompetisi akan semakin matang kemampuan dan mental seorang atlet.


Pesan tersebut diperkuat dengan keberadaan talenta muda Banten yang mampu menembus level nasional. Salah satunya Ibnu Alan, atlet futsal asal Labuan, Kabupaten Pandeglang, yang kini dipercaya sebagai kapten Tim Nasional Futsal U-17 Indonesia pada turnamen internasional U-17 VI Nations di Spanyol.


Sebelumnya, Ibnu sukses membawa Timnas Futsal U-16 Indonesia menjuarai ASEAN Cup Futsal 2025 dan meraih penghargaan Pemain Terbaik (Best Player). Bagi Andra, capaian tersebut menunjukkan bahwa atlet dari daerah memiliki peluang besar untuk berprestasi apabila memperoleh pembinaan dan kesempatan bertanding yang cukup.


“Ibnu adalah contoh anak muda yang memiliki prestasi. Saya yakin masih banyak anak-anak Banten yang punya peluang maju ke tingkat nasional, asal kesempatan bertandingnya diberikan,” katanya.


Andra Soni juga mendorong dukungan terhadap atlet tidak berhenti pada pembinaan olahraga. Pelajar yang memiliki prestasi olahraga secara berjenjang dan dapat divalidasi perlu mendapat kemudahan dalam mengakses pendidikan di sekolah. Ia juga meminta atlet berprestasi mendapat peluang beasiswa agar pendidikan dan prestasi olahraga dapat berjalan beriringan.


“Pemain-pemain yang berprestasi juga tolong dicarikan beasiswa, supaya mereka bisa olahraga,” katanya.


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Jamaludin mengatakan Lomba Futsal Porseni Piala Gubernur Banten 2026 diharapkan menjadi agenda tahunan untuk memberikan ruang bagi siswa menyalurkan bakat, minat, kreativitas, dan sportivitas.


Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana menemukan talenta terbaik yang dapat mewakili Banten di tingkat nasional maupun internasional.


Tahun ini, kompetisi diikuti 16 tim, masing-masing merupakan dua tim terbaik dari setiap kabupaten/kota se-Banten. Total kegiatan melibatkan 312 orang, terdiri atas 224 peserta, 48 ofisial, delapan ketua kontingen, 12 wasit, dan 20 petugas pertandingan.


Para pemenang mendapatkan trofi dan piagam penghargaan dari Gubernur Banten. Juara pertama memperoleh hadiah Rp30 juta, juara kedua Rp25 juta, dan juara ketiga Rp15 juta.


Pembukaan turut dihadiri Ketua KONI Banten Agus Rasyid, Ketua Asosiasi Futsal Provinsi Banten Awal Pasenggong, serta sejumlah organisasi dan unsur pembinaan olahraga.


Di sela pertandingan, Andra Soni berpesan agar pertandingan dijalani dengan menjunjung sportivitas dan persahabatan. Menurutnya, olahraga bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter, mental, disiplin, dan kepemimpinan generasi muda Banten.


“Bertandinglah secara sportif, jaga persaudaraan, jaga persahabatan, gunakan teknik kalian sebaik-baiknya dan jangan pernah berpikir mencederai kawan maupun lawan. Karena inti dari olahraga adalah sportivitas,” paparnya. (Red).

Buka Kejuaraan Nyimas Banten II, Wagub Dimyati Ajak Generasi Muda Belajar dan Tekuni Silat

Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah Menghadiri Pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Nyimas Banten II, Yang Digelar Di GOR Karang Kitri, Curug, Kabupaten Tangerang, Sabtu, (15/08/2026).

Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah mengajak generasi muda melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia. Menurutnya, selain menjadi seni bela diri dan cabang olahraga, pencak silat juga memiliki banyak manfaat dalam membentuk karakter dan kedisiplinan.


"Silat harus terus diwariskan," kata Dimyati Natakusuma dalam sambutannya pada pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Nyimas Banten II, di GOR Karang Kitri, Curug, Kabupaten Tangerang, Sabtu (15/8/2026).


Dimyati mengatakan, pencak silat merupakan seni bela diri dan cabang olahraga dari Indonesia. Mempelajari silat membawa manfaat termasuk membentuk keberanian.


Bagi yang mempelajari, pencak silat tentu melatih kedisiplinan.Orang yang mempelajari silat penuh disiplin dan teratur.


"Bisa memanfaatkan waktu, sehingga berdaya guna," ungkap Dimyati.


Selanjutnya, silat itu membangun karakter yang baik. Membentuk karakter yang sopan, santun dan berakhlakul karimah.


"Membangun kecerdasan emosional yang bagus," tuturnya.


Silat juga membangun keimanan dan ketakwaan seseorang. Silat sangat berhubungan dengan tingkat religiusitas. Salah satunya, ketika akan melaksanakan latihan, seorang atlet mengawalinya dengan berdoa.


"Hati menjadi dekat dengan Allah," ungkapnya.


Silat jiga membangun keberanian pada diri seseorang. Bekal ini tentunya digunakan untuk melakukan kebaikan bukan kejahatan.


"Yang bisa silat memiliki keberanian untuk membela yang benar atau amar makruf nahi mungkar," katanya.


Selanjutnya, menurut Dimyati, silat membangun kesabaran, kekeluargaan dan keikhlasan. Latihan silat membentuk kejiwaan seseorang untuk membangun kesabaran dan keikhlasan.


"Silat menumbuhkan kesabaran, sikap saling menolong alias kekeluargaan dan menumbuhkan hati yang ikhlas," paparnya.


Oleh sebab itu Dimyati berharap, olahraga pencak silat semakin digemari memasyarakat. Termasuk kelompoknya generasi muda dan anak-anak.


"Semoga semakin banyak yang menyelenggarakan turnamen-turnamen pencak silat," katanya.


Ketua Pelaksana Kejuaraan Pencak Silat Nyimas Banten II, Sri Panggung Lestari menjelaskan, kejuaraan diselenggarakan pada 15 - 16 Agustus 2026. Peserta turnamen mencapai 705 orang, terdiri dari 352 laki-laki dan 353 perempuan dan dibagi dalam tiga katagori.


Sri Panggung Lestari mengatakan, Turnamen Nyimas Banten terinspirasi oleh dua tokoh perempuan hebat dari Banten, yakni Nyimas Melati dan Nyimas Gamparan. Keduanya adalah pendekar wanita yang terkenal sangat berani memimpin perlawanan terhadap penjajah Belanda.


"Turnamen pencak silat Nyimas Banten diharapkan melahirkan Nyimas Melati dan Nyimas Gamparan pada masa kini," tutur Sri Panggung Lestari.


Sebagai informasi Pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Nyimas Banten dibuka Wakil Gubernur Dimyati Natakusuma, ditandai dengan pemukulan gong. Hadir saat itu, anggota Komisi I DPR RI Okta Komala Dewi, Staf Ahli Menko Pangan Irna Narulita Dimyati Natakusumah, Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Provinsi Banten, Ajat Sudrajat, Ketua Pelaksana Kejuaraan Pencak Silat Nyimas Banten II, Sri Panggung Lestari dan anggota DPRD Kabupaten Tangerang yang juga Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Tangerang, Aida Hubaedah. (Red).

Andra Soni: Turnamen Sepak Bola Jadi Hiburan dan Penggerak Ekonomi Rakyat

Gubernur Banten Andra Soni, Menyaksikan Pertandingan Final Open Turnamen Sepak Bola Maung Cup 3, Antara Persako Desa Kareo Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Melawan Ratu Fc  Dari Desa Majasari, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang.


Gubernur Andra Soni menyebut turnamen sepak bola yang diselenggarakan oleh masyarakat merupakan hiburan rakyat. Ia berharap semakin banyak pertandingan sepak bola yang diselenggarakan masyarakat menjadi hiburan sekaligus penggerak ekonomi rakyat.


Hal tersebut disampaikan Andra Soni usai menyaksikan Final Open Turnamen Sepak Bola Maung Cup 3  di lapangan sepak bola IMK Curug Sari, Desa Cemplang, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Minggu (2/8/2026) petang. Ia mengaku bahagia dapat menyaksikan turnamen sepak bola bersama ribuan masyarakat.


"Sepak bola adalah hiburan masyarakat. Di sini kita bisa bersama-sama menyaksikan pertandingan dengan senang hati," katanya.


Andra Soni juga menilai, turnamen terbuka turut menggerakkan perekonomian masyarakat. Ia berharap, pertandingan serupa dapat diselenggarakan di berbagai tempat di Banten.


"Selain sebagai hiburan, juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi," ujarnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten Ahmad Syaukani mengatakan, perkembangan sepak bola saat ini sangat menggembirakan. Setiap turnamen selalu mendapatkan antusiasme masyarakat.


Selain itu, prestasi juga semakin meningkat dengan prestasi yang dibuktikan pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) tahun 2025 lalu. Menurutnya, sepak bola Provinsi Banten menduduki peringkat ketiga.


"Tahun ini, kita menjadi juara Piala Soeratin, juara kedua dari Kota Tangerang," ucapnya.


Ketua Panitia Turnamen Sepak Bola Terbuka Maung Cup 3, Yusuf Bahtiar mengatakan, turnamen tersebut diselenggarakan karena tingginya antusias masyarakat terhadap sepak bola. Ia berharap, turnamen serupa tetap dilaksanakan pada masa yang akan datang dan dapat melahirkan pesepakbola profesional dari Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.


"Selain itu, kita melihat banyaknya bakat sepak bola pada generasi muda," katanya.


Final Maung Cup 3 menyajikan pertandingan antara klub Persako Desa Kareo Kecamatan Jawilan Kabupaten Serang melawan klub sepak bola Ratu dari Desa Majasari Kecamatan Jawilan Kabupaten Serang. Skor pertandingan berakhir 2-0 bagi klub Ratu Desa Majasari.


Sebagai informasi, turnamen sepak bola Maung Cup 3 dibuka pada tanggal 27 Juni 2026. Sebanyak 32 klub yang mengikuti pertandingan selama turnamen berlangsung. Tim berasal dari Kabupaten Tangerang, Lebak, Serang dan Kabupaten Bogor. Maung Cup 3 memperebutkan piala bergilir dan hadiah uang dengan total Rp 50 juta. (Red).

Hadiri Ngeround Percasi Banten, Wagub Dimyati Sampaikan Filosofi Kebersamaan dalam Catur

Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah Menghadiri Ngeround Catur Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Catur Indonesia (Persaci) Kota Cilegon, Minggu (05/07/2026).


Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusuma menghadiri Ngeround Catur Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Cilegon, Minggu (5/7/2026). Dimyati mengatakan, olahraga catur memiliki banyak filosofi dan mengajarkan untuk saling membantu antarsesama.


Menurut Dimyati, dalam catur tidak ada bidak yang berjalan sendirian. Dalam melancarkan serangan terhadap lawan harus saling membantu, saling mendukung, menjaga untuk mematikan lawan.


"Filosofinya, harus saling membantu," kata Dimyati.


Sebuah bidak bila melakukan serangan, harus didukung oleh yang lainnya. Setiap bidak harus saling berkolaborasi melakukan serangan. Tidak ada bidak yang berdiri sendiri dan menjalankan peran tanda yang lain.


"Demikian juga dalam strategi bertahan, semua harus saling menjaga," ungkapnya.


Filosofi tersebut, menurutnya sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk dalam menjalankan pemerintahan.


"Seorang komandan tidak bisa berjalan sendirian. Semua harus berkolaborasi, catur mengajarkan untuk tidak hidup secara eksklusif," katanya.


Ketua Pengcab Percasi Kota Cilegon Hasan Saidan menjelaskan, jumlah peserta ngeround sebanyak 26 orang. Peserta berasal dari Pengcab Percasi se-Provinsi Banten, masing-masing dua orang.


"Sebanyak 10 peserta merupakan atlet catur Kota Cilegon yang akan berlaga pada Porprov Banten tahun 2026," kata Hasan.


Peserta yang hadir bernama Ratnasari (24) berharap, ajang ngeround lebih ditingkatkan penyelenggaraannya. Menurutnya, ngeround merupakan sarana meningkatkan skill atau kemampuannya dalam bermain catur. Ngeround juga, menambah pengalaman untuk meningkatkan strategi menghadapi lawan.


"Selain silaturahmi, ngeround seperti ini menambah skill karena bisa bertemu dengan berbagai lawan dengan berbagai karakter," kata Ratna.


Ratna merupakan pengurus Pengcab Percasi Kota Serang. Selain itu, ia adalah atlet catur Porprov 2026 dari Kota Serang. Dalam bermain catur, Ratna sudah menorehkan prestasi internasional, yaitu peringkat 7 pada Malaysian Chess Festival Tahun 2018 yang diselenggarakan dalam rangka Hari Ulang Tahun Malaysia Tahun 2018.


Atas kehadiran Wagub Dimyati, menurut Ratna, hal tersebut memberikan motivasi untuk berprestasi dalam catur. "Ada Pak Wagub, semangat berlatih meningkat," katanya. (Red).

Gubernur Andra Soni Dorong Pembinaan Atlet, Pengurus FHI Banten Diminta Perkuat Prestasi Hoki

Gubernur Banten Andra Soni, Hadiri Pelantikan Kepengurusan Federasi Hoki Indonesia (FHI) Provinsi Banten.

Gubernur Banten Andra Soni meminta kepada kepengurusan Federasi Hoki Indonesia (FHI) Provinsi Banten mampu membawa pembinaan olahraga hoki semakin maju dan melahirkan prestasi yang lebih baik.


Hal itu disampaikan oleh Andra Soni usai menghadiri Pelantikan Kepengurusan FHI Provinsi Banten Periode 2026-2030 di Le Dian Hotel, Kota Serang, Jumat (3/7/2026). Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (FHI) Mayjen TNI (Purn.) Budi Sulistijono.


"Kami berharap pembinaan olahraga hoki di Banten bisa lebih maju lagi. Pada penyelenggaraan PON sebelumnya di Aceh-Sumut, Provinsi Banten berhasil meraih medali perak untuk nomor indoor putra. Kita berharap pada PON tahun 2028 nanti prestasinya dapat meningkat," ujar Andra Soni.


Dikatakan Andra Soni, peningkatan prestasi membutuhkan proses yang berkesinambungan. Dirinya menekankan tiga hal penting yang perlu menjadi perhatian pengurus, yakni memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas pembinaan dan pemasaran olahraga hoki di sekolah-sekolah, serta memperbanyak penyelenggaraan pertandingan sebagai wadah pembinaan atlet.


"Peningkatan prestasi tentunya memerlukan proses, diantaranya memperbanyak pertandingan, baik pertandingan persahabatan, try out, turnamen maupun kompetisi," katanya.


Andra Soni mencontohkan negara-negara yang berhasil mencetak atlet berprestasi karena memiliki frekuensi pertandingan yang tinggi sejak usia dini. Menurutnya, semakin banyak atlet bertanding, maka kemampuan dan mental bertanding mereka akan semakin terasah.


Selain itu, Andra Soni menyampaikan Pemprov Banten terus mempersiapkan diri sebagai tuan rumah PON 2032 bersama Provinsi Lampung. Salah satu persiapannya adalah pembangunan berbagai fasilitas olahraga, termasuk sarana olahraga hoki di kawasan Sport Center Banten.


Pada kesempatan itu Andra Soni juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mempopulerkan olahraga hoki di Indonesia. Menurutnya, hoki merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki banyak penggemar di dunia dan memiliki potensi besar untuk berkembang di Indonesia.


"Hoki merupakan olahraga nomor tiga paling banyak digemari di dunia. Karena itu tugas kita bersama bagaimana olahraga ini bisa semakin populer di Indonesia," katanya.



Andra Soni pun berpesan kepada para atlet agar terus berlatih secara disiplin, sementara pengurus bertanggung jawab menyediakan sistem pembinaan dan fasilitas yang memadai.


"Saya berharap atlet-atlet berlatih sungguh-sungguh. Tugas atlet adalah berlatih, sedangkan tugas pengurus menyiapkan fasilitas dan pembinaan yang baik," jelasnya.


Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat (FHI) Mayjen TNI (Purn.) Budi Sulistijono menyampaikan selamat kepada M. Ali Hanafiah yang secara resmi dilantik sebagai Ketua Umum FHI Provinsi Banten. Menurutnya, kepengurusan baru memiliki amanah besar untuk meningkatkan prestasi hoki Banten, terlebih dengan adanya dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Banten.


"Kami melihat Gubernur Banten memberikan dukungan terhadap perkembangan hoki. Ini menjadi modal yang sangat baik bagi pengurus untuk membangun prestasi ke depan," ujarnya.


Selanjutnya, dirinya mengatakan, dalam waktu dekat FHI akan menghadapi berbagai agenda penting, di antaranya Kejuaraan Nasional pada Agustus mendatang serta persiapan menuju PON 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Menurutnya, pembinaan atlet sejak usia dini harus terus diperkuat melalui berbagai kompetisi daerah.


Ditempat yang sama, Ketua Umum FHI Provinsi Banten M. Ali Hanafiah mengatakan pihaknya segera menyiapkan sejumlah program strategis, mulai dari pelaksanaan Kejuaraan Nasional Hoki yang akan berlangsung pada 21–31 Agustus 2026, penyelenggaraan Piala Gubernur tingkat pelajar sebagai ajang pencarian bibit atlet, hingga persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026.


Selain itu, FHI Banten juga berkomitmen mempercepat kaderisasi atlet, pelatih, perangkat pertandingan, dan wasit guna memperkuat ekosistem pembinaan hoki di Provinsi Banten.


"Kami menargetkan pada PON nanti hoki Banten mampu menjadi juara. Dengan dukungan Pemerintah Provinsi Banten, kami optimistis pembinaan atlet dapat berjalan lebih baik sehingga mampu melahirkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional," pungkasnya. (Red).

Bukan Sekadar Juara, Dominasi Kota Tangerang Bukti Pembinaan Atlet Pelajar Berjalan Efektif

Wali Kota Tangerang Sachrudin Merayakan Euforia Kemenangan Bersama Jajaran Dengan Diangkat Piala Bergilir Juara Umum Pada Acara Penutupan Pekan Olahraga Pelajar DAERAH (POPDA) XII Banten Di Kota Cilegon, Rabu (17/06/2026) (Sumber Ist).


Kota Tangerang kembali menunjukkan konsistensinya sebagai salah satu daerah dengan pembinaan olahraga pelajar terbaik di Provinsi Banten. Keberhasilan mempertahankan gelar juara umum pada POPDA XII sekaligus PEPARPEDA IX Banten 2026 menjadi bukti bahwa prestasi tersebut lahir dari proses pembinaan yang berkelanjutan, bukan keberuntungan sesaat.


Pada ajang POPDA XII, kontingen Kota Tangerang tampil dominan dengan mengoleksi 106 medali emas dan total 256 medali. Capaian tersebut mengantarkan Kota Tangerang kembali meraih gelar juara umum untuk kedua kalinya secara beruntun, sekaligus mempertegas kualitas pembinaan atlet usia pelajar yang terus dijaga dari tahun ke tahun.


Kesuksesan itu kemudian dilengkapi dengan keberhasilan mempertahankan gelar juara umum PEPARPEDA IX Banten 2026. Raihan tersebut menunjukkan bahwa perhatian Pemerintah Kota Tangerang terhadap pengembangan atlet tidak hanya menyasar olahraga umum, tetapi juga atlet pelajar penyandang disabilitas melalui pembinaan yang inklusif dan berkesinambungan.


Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari atlet, pelatih, orang tua, sekolah, hingga organisasi olahraga yang terus bersinergi membangun ekosistem pembinaan yang kuat. Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan prestasi hingga level nasional.


Dengan keberhasilan mempertahankan dua gelar juara umum sekaligus, Kota Tangerang tidak hanya membawa pulang trofi, tetapi juga memperlihatkan bahwa investasi pada pembinaan atlet muda mampu melahirkan prestasi yang konsisten sekaligus menjadi fondasi bagi lahirnya atlet-atlet berprestasi di masa depan. (Red)

Tak Mudah Jadi Juara, Faiq Jalani Puasa Ketat demi Lolos Kelas 48 Kg

Atlet Muda Asal Kota Cilegon, Dzaka Faiq Ramadan Berhasil Meraih Mendali Emas Cabang Olahraga Gulat Kelas 48 Kilogram, Pada Ajang Pekan Olahraga Daerah (POPDA) Banten 2026.


CILEGON – Perjuangan seorang atlet muda asal Kota Cilegon, Dzaka Faiq Ramadan, patut menjadi inspirasi. Di usianya yang baru 15 tahun, Faiq berhasil meraih medali emas cabang gulat kelas 48 kilogram pada ajang Pekan Olahraga Daerah (POPDA) Banten 2026.

Kemenangan itu diraih setelah Faiq mengalahkan lawannya dari Kabupaten Serang di partai final, Selasa (16/6/2026).

Namun, di balik medali emas itu, ada perjuangan berat yang tidak mudah. Selama tiga bulan persiapan, siswa kelas 10 SMAIT Raudhatul Jannah itu harus menjalani latihan keras sekaligus menjaga berat badan agar bisa tetap bertanding di kelas 48 kilogram.

Faiq menerapkan pola makan ketat dengan metode intermittent fasting. Dalam sehari, ia hanya makan satu kali. “Tantangan terbesarnya itu menjaga konsisten. Saya makan cuma sekali sehari, tapi latihan dua kali sehari,” kata Faiq.

Dzaka Faiq Ramadan bersama keluarga.

Makanan yang dikonsumsi pun sangat terbatas. Ia hanya makan tiga sampai lima telur rebus dan satu ubi kukus. Semua makanan manis, berminyak, tepung, dan karbohidrat dihindari.

Bahkan, dua minggu sebelum pertandingan, Faiq mulai mengurangi minum agar berat badannya tetap aman saat timbang badan.

Pola hidup ketat itu sempat membuat kondisi tubuhnya terganggu. Pencernaannya bermasalah. Tetapi Faiq tetap bertahan.

Perjuangan Faiq tidak berhenti di tempat latihan.

Saat persiapan POPDA berlangsung, ia juga harus menjalani Sumatif Akhir Tahun (SAT) di sekolah. Sepulang sekolah, Faiq langsung latihan dari pukul 16.00 WIB hingga 20.30 WIB, lalu malam hari kembali belajar untuk ujian.

Ia harus bertarung di dua tempat sekaligus: di atas matras dan di ruang kelas.

Di balik perjuangan itu, ada dukungan besar dari sang ibu. Ibunya menjadi sosok penting yang selalu memberi semangat sekaligus mengatur pola makan dan nutrisi selama masa persiapan.

Karena itu, setelah dinyatakan menang, orang pertama yang ingin dipeluk Faiq adalah ibunya.

Meski baru meraih emas POPDA, Faiq belum memikirkan target besar seperti PON atau Pra-PON. Ia ingin tetap fokus menata masa depan, baik di bidang olahraga maupun pendidikan.

Ia berencana mengikuti lebih banyak kompetisi untuk menambah pengalaman dan membangun portofolio.

Jika mendapat bonus dari pemerintah, Faiq sudah punya rencana. Sebagian akan dipakai untuk pengembangan diri, sebagian untuk kebutuhan pribadi, dan sisanya ditabung.

Bagi Faiq, menjadi juara bukan hanya soal menang, tetapi soal bertahan dalam proses yang berat.

“Menjadi juara bukan tentang siapa yang paling berbakat, tapi siapa yang bisa bertahan saat proses terasa berat,” ujarnya.

Kisah Faiq membuktikan, kerja keras, disiplin, dan pengorbanan bisa membawa seseorang meraih mimpi, meski harus melewati jalan yang tidak mudah. (Red)

Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Polda Banten Gelar Turnamen Tenis Perkuat Soliditas Antar Instansi

Pembukaan Turnamen Tenis Yang Digelar Polda Banten, Dalam Rangka Menyambut Hari Bhayangkara Ke-80, Yang Berlangsung Di Lapangan UH Tennis Center, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.

Serang – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polda Banten menggelar Turnamen Tenis Lapangan yang berlangsung di Lapangan UH Tennis Center, Jalan Miyabon, Lingkungan Cibebek, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang pada Jumat (22/05). Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi, membangun sportivitas, serta memperkuat sinergitas antara TNI-Polri, Pemerintah Daerah, komunitas olahraga, dan seluruh elemen masyarakat di Provinsi Banten.


Kegiatan pembukaan turnamen dihadiri langsung Gubernur Banten Andra Soni, bersama Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim, Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, jajaran pejabat utama Polda Banten, unsur Forkopimda, KONI Provinsi Banten, Ketua Umum PELTI Provinsi Banten Novriadi Purwansyah, serta ratusan peserta dari berbagai instansi di wilayah Banten. Sebanyak 160 peserta turut ambil bagian dalam turnamen yang akan berlangsung mulai 22 hingga 26 Mei 2026.


Ketua Umum PELTI Provinsi Banten Novriadi Purwansyah menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Banten beserta jajaran atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik. “Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang olahraga dan kompetisi, namun juga menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan sportivitas, serta membangun semangat persaudaraan dan soliditas antar instansi di wilayah Provinsi Banten,” ujarnya.


Novriadi juga menambahkan bahwa melalui kegiatan olahraga bersama seperti ini diharapkan hubungan kelembagaan dan komunikasi antar instansi semakin kuat sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada masyarakat secara optimal.


Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni dalam mengatakan bahwa tenis lapangan bukan sekadar olahraga, namun juga sarana membangun disiplin, sportivitas, dan kebersamaan. “Saya menilai bahwa tenis lapangan bukan hanya sekadar olahraga, namun juga menjadi sarana yang mampu menyatukan semangat disiplin, sportivitas, kebersamaan, dan soliditas antar peserta. Melalui olahraga, kita dapat membangun komunikasi yang baik serta memperkuat hubungan antar instansi,” kata Andra Soni.


Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolda Banten atas dukungannya terhadap perkembangan olahraga tenis di Provinsi Banten. “Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kapolda Banten yang telah memberikan dukungan besar terhadap pengembangan olahraga tenis di Provinsi Banten. Bahkan saya menilai beliau sangat layak disebut sebagai ‘Bapak Tenis Provinsi Banten’ karena kepedulian dan dedikasinya dalam memajukan olahraga tenis di daerah ini,” ungkapnya.


Di kesempatan yang sama, Kapolda Banten menegaskan bahwa turnamen tenis lapangan merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya bertujuan memeriahkan hari jadi Polri, namun juga memperkuat sinergitas dan kebersamaan lintas sektor.


“Pelaksanaan turnamen tenis lapangan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan hari jadi Polri, namun juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan soliditas, serta memperkuat sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, komunitas olahraga, dan seluruh elemen masyarakat di Provinsi Banten,” ujar Kapolda Banten.


Kapolda Banten juga menekankan bahwa olahraga memiliki nilai strategis dalam membangun karakter dan semangat juang. “Olahraga tenis lapangan bukan hanya sekadar ajang kompetisi, namun juga memiliki nilai strategis dalam membangun karakter, kedisiplinan, sportivitas, semangat juang, dan kerja sama yang baik. Saya berharap kegiatan ini mampu memperkuat kebersamaan dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Provinsi Banten,” lanjutnya.


Melalui turnamen ini, seluruh peserta diharapkan dapat menjunjung tinggi semangat fair play serta menjadikan kompetisi sebagai sarana mempererat persaudaraan dan solidaritas antar instansi. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud nyata sinergitas dalam menjaga kondusivitas wilayah Provinsi Banten. (Bidhumas).


(Red).

240 Personel Diterjunkan, Laga Dewa United vs Persib di Banten International Stadium Digelar Tanpa Penonton

Polda Banten Bersama Polres Serang Kota, Melaksanakan Pengamanan Pertandingan BRI Super League 2025/2026 Antar Dewa United FC Melawan Persib Bandung, Di Banten Internasional Stadium.


Serang – Polda Banten bersama Polresta Serang Kota melaksanakan pengamanan pertandingan kompetisi sepak bola BRI Super League 2025/2026 antara Dewa United FC melawan Persib Bandung yang digelar di Banten International Stadium pada Senin (20/04).


Pengamanan ini merupakan bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolda Banten, dengan melibatkan sekitar 240 personel gabungan yang ditempatkan di berbagai titik strategis, pintu masuk, jalur lalu lintas, hingga pengamanan VIP. 


Pertandingan tersebut digelar tanpa kehadiran penonton sebagai langkah antisipasi guna menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan kondusif.

Selain itu, seluruh personel yang terlibat pengamanan dibekali dengan perlengkapan serta ditekankan untuk tidak membawa senjata api maupun gas air mata, guna mengedepankan pendekatan humanis dalam pengamanan pertandingan. 


Wakapolresta Serang Kota AKBP Winarno menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal guna memastikan pertandingan berjalan aman dan kondusif. “Pengamanan ini kami laksanakan secara terpadu dengan melibatkan seluruh fungsi terkait, baik pengamanan terbuka maupun tertutup. Kami mengedepankan langkah preemtif dan preventif agar seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar AKBP Winarno.


Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi kebijakan yang telah ditetapkan, termasuk tidak datang ke lokasi stadion. “Kami mengimbau kepada seluruh penonton agar tidak hadir di stadion dan tetap mendukung dari rumah, demi menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tambahnya.


Dengan sinergi antara aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan pertandingan antara Dewa United FC dan Persib Bandung dapat berlangsung dengan aman serta memberikan hiburan yang positif bagi masyarakat. (Bidhumas).


(Adv).

Wagub Dimyati Minta Pertandingan dan Eksibisi Olahraga Tinju Diperbanyak

Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah, Membuka Dan Menyaksikan Kejuaraan Nasional Tinju BERC Championship Series Tahun 2026, Di Kota Cilegon, Sabtu, (31/01/2026).


Wakil Gubernur (Wagub) Achmad Dimyati Natakusumah meminta Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Provinsi Banten untuk memperbanyak pertandingan, eksibisi, atau festival tinju. Hal ini ia sampaikan saat membuka dan menyaksikan beberapa partai Kejuaraan Nasional Tinju BERC Championship Series Tahun 2026 di Kota Cilegon, Sabtu (31/1/2026) malam.


"Olahraga tinju sangat baik untuk jiwa dan raga para atletnya," kata Dimyati.


Dimyati menyarankan pertandingan itu diselenggarakan dari usia muda. Menurutnya, pertandingan di kejuaraan menjadi penting untuk mencari bibit petinju, melatih diri, dan evaluasi terhadap prestasi para atlet. Selain itu, pertandingan resmi berfungsi menyalurkan bakat dan meredam sifat-sifat negatif remaja.


"Daripada anak-anak kita tawuran, kita sediakan arenanya di ring tinju," ungkap Dimyati.


Dimyati menyebutkan, prestasi atlet tinju asal Provinsi Banten juga cukup membanggakan. Olahraga tinju lebih memasyarakat karena juga memiliki manfaat baik.


"Atlet tinju asal Banten sudah ada yang bisa berhasil menyabet juara Asia," katanya.


Menurutnya, tinju itu membangun kedisiplinan diri termasuk pengendalian emosi. Peraturan tinju menjadikan atlet untuk tidak sembarangan saat pertandingan. Di situlah menurutnya kontrol atas emosi diasah.


"Tahan menahan emosi, tinju tidak boleh menggigit, tidak boleh menendang, itu salah satu aturannya," kata Dimyati.


Kemudian, tinju juga membangun mental bagi para atletnya. Saat terjatuh, mereka harus bertarung melawan diri sendiri agar bangkit dan pantang menyerah.


"Seorang petinju adalah pemberani. Tinju juga membangun sportivitas dan strategi pribadi. Strategi melawan dengan aturan-aturan," katanya.


Oleh sebab itu, Dimyati menekankan perlu ditumbuhkan berbagai event atau pertandingan dari segala usia. Baik pertandingan berskala lokal, regional, nasional, bahkan internasional.


"Melalui pertandingan-pertandingan, kita juga bisa melihat kekuatan diri kita dan daerah lain," katanya.


Sementara itu, Ketua Pengprov Pertina Provinsi Banten Verry Yugangga menyatakan, pihaknya terus menyelenggarakan berbagai event atau pertandingan, baik di Provinsi Banten atau mengikutsertakan peserta dalam kejuaraan-kejuaraan nasional dan internasional. Ia juga selalu koordinasi dengan pengurus Pertina di kabupaten/kota dan pengurus pusat untuk berbagi informasi pertandingan.


"Baik untuk proses pencairan bibit atau untuk meningkatkan prestasi."ujarnya. 


Verry mengatakan, prestasi tinju Banten sudah cukup membanggakan. Salah satu atlet tinju dari Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten, Mars De Volta, berhasil menyabet Juara II pada Youth Asia Championship.


"Dan, untuk level-level kejurnas, Banten sudah banyak menorehkan prestasi," ungkap Verry.


(Adv).

Wagub Banten A Dimyati Natakusumah Tutup Kejurnas Boling Piala Soetopo Jananto 2025

Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah, Menyampaikan Terima Kasih Kepada Persatuan Boling Indonesia (PBI) Yang Memilih Provinsi Banten, Dan Berharap Dapat Mendorong Atlit Boling Di Provinsi Banten, Untuk Meningkatkan Prestasi.

Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Persatuan Boling Indonesia (PBI) yang memilih Provinsi Banten menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Boling Piala Soetopo Jananto 2025, sehingga memberikan dampak terhadap peningkatan pengunjung di Wilayah Provinsi Banten.

"Terima kasih kepada PBI yang menyelenggarakan di daerah Provinsi Banten untuk memperebutkan Piala Soetopo," ungkap Dimyati Natakusumah saat menghadiri Penutupan Kejurnas Boling Piala Soetopo Jananto 2025 di Gelanggang Boling  Bowl.inc  Entertainment District Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 pada Senin (8/9/2025) malam.

Selanjutnya, Dimyati Natakusumah mengatakan olahraga boling tidak hanya menyehatkan badan, melainkan menjadi olahraga untuk menghilangkan penat.

"Ini olahraga yang asik, olahraga yang menyenangkan hati, apalagi di tempat wisata seperti ini," katanya.

Selain itu, Dimyati Natakusumah menuturkan olahraga boling juga mengedepankan bagaimana menyatukan dan mengkoordinasikan antara mata, tangan dan kaki.

"Jadi geraknya harus sama dan seimbang, itulah interdependensi saling ketergantungan sehingga menjadikan sebuah akselerasi dan menjadi sebuah kesatuan agar tepat sasaran," imbuhnya.

Lebih lanjut, Dimyati Natakusumah berharap dengan digelar kejurnas tersebut dapat mendorong para atlet boling khususnya di Provinsi Banten untuk meningkatkan prestasi.

"Kita berharap nanti ke depan PBI Banten menyelenggarakan bowling tingkat pelajar, tingkat universitas, dan tingkat profesional," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Dimyati Natakusumah juga menyampaikan selamat kepada atlet-atlet yang memenangkan pertandingan.

"Selamat kepada para atlet yang meraih prestasi dan untuk yang lainnya diharapkan dapat terus berlatih sehingga ke depan dapat meraih prestasi," katanya.

Sementara Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Boling Indonesia (PBI) Marsekal Madya (Marsda) TNI (Purn) Agus Muhammad Bahron mengatakan Kejuaraan Nasional Boling Piala Soetopo Jananto merupakan agenda rutin PB PBI.

"Ini merupakan agenda rutin kita dari PBI yang seharusnya memang untuk persiapan SEA Games serta ajang prestasi buat pembinaan seluruh provinsi," ujarnya.

Selanjutnya, Agus Muhammad Bahron menuturkan pihaknya saat ini tengah mempersiapkan pelatnas untuk 8 atlet Indonesia yang akan mengikuti SEA Games 2025 di Thailand.

"Jadi nanti ada 4 atlet putri dan 4 atlet putra yang sudah kita persiapkan. Nah, tanggal 11 (September, 2025) ini mereka sudah masuk pelatnas," pungkasnya.

Sebagai informasi, Kejurnas Boling Piala Soetopo Jananto tahun 2025 berlangsung dari tanggal 1 sampai dengan 8 September 2025. Kejuaraan ini diikuti 11 provinsi di Indonesia, yaitu Aceh, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Riau, Sumatra Barat, Sumatera Selatan, dan Banten.

Sedangkan, peserta berjumlah 91 orang, para peserta memperebutkan total 33 medali yang terbagi dalam 11 emas, 11 perak, dan 11 perunggu. Adapun juara umum Piala Soetopo Jananto tahun 2025 diraih oleh tim Jawa Timur. (Red).

Saksikan Laga Persita Lawan Persebaya, Gubernur Banten Andra Soni : Olahraga Ciptakan Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Gubernur Banten Andra Soni, Bersama Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid, Dan Kepala Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi Banten Ahmad Syaukani, Menyaksikan Match Day BRI Super League 2025/2026, Antara Persita Tangerang Melawan Pesebaya Surabaya.


Gubernur Banten Andra Soni saksikan laga sepak bola profesional, Match Day BRI Super League 2025/2026 antara Persita Tangerang melawan Persebaya Surabaya di Indomilk Arena Stadium, Kabupaten Tangerang, Sabtu (16/8/2025).  Andra Soni yakin, olahraga mampu menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru. 

Andra Soni bersyukur atas berlangsungnya pertandingan tersebut. Katanya, even olahraga membawa peluang bagi pengembangan perekonomian di Provinsi Banten. Karena, setiap berlangsungnya pertandingan memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat.  "Bisa menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru," katanya.

Bersama Andra Soni, turut menonton laga Persita lawan Persebaya Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid dan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten, Ahmad Syaukani.  

Andra Soni sangat antusias menyaksikan laga Persita lawan Persebaya. Andra Soni tampak memberikan semangat saat Persita melakukan serangan ke gawang lawan. 

Mochamad Maesyal Rasyid mengatakan, kehadiran Gubernur untuk menyaksikan laga Persita dan Persebaya merupakan suntikan motivasi bagi Persita untuk berprestasi.  "Spirit bagi kemajuan olahraga di Kabupaten Tangerang," kata Moch Maesyal Rasyid. 

Match Day Persita lawan Persebaya disaksikan sekitar   tiga ribu penonton. Sampai pertandingan berakhir skor pertandingan Persita - Persebaya 0 - 1.  

Sampai pekan ini, Persita sudah menjalani dua pertandingan. Laga pertama melawan Persija Jakarta di Jakarta International Stadium. 

Sebagai informasi, pada BRI Super League 2025/2026, dua klub sepak bola profesional memilih homebase atau kandang di Provinsi Banten.  Pertama, Klub Sepak Bola Dewa United memilih homebase di Banten International Stadium, Kota Serang. Klub kedua adalah Persita Tangerang dengan homebase di Indomilk Arena Stadium Kabupaten Tangerang. (Red).


Sabet 22 Medali Emas, Kontingen Provinsi Banten Masuk Peringkat 10 Besar

 

Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten Ahmad Syaukani, Provinsi Banten Optimis Di PON Selanjutnya Provinsi Banten Mampu Meningkatkan Prestasi Yang Baik Lagi, Dan Pemprov Akan Terus Mendukung. (Ist).


Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut resmi ditutup pada Jumat (20/9/2024) malam, di Stadion Utama Sumatera Utara. Kontingen Provinsi Banten berhasil menyabet 22 medali emas 24 perak dan 33 perunggu pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Dengan perolehan itu, Provinsi Banten berhasil masuk peringkat 10 besar.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten Ahmad Syaukani mengatakan, Pemprov Banten sangat bersyukur atas perolehan yang membanggakan. Ini semua tidak terlepas dari kerja keras semua pihak, dari mulai atlet, pelatih dan official.

"Sehingga perolehan medali kali ini meningkat jauh dari sebelumnya,," ujarnya. 

Dengan semangat para atlet yang luar biasa itu, Syaukani optimis di PON selanjutnya, Provinsi Banten mampu meningkatkan prestasi yang lebih baik lagi, dan tentu Pemprov Banten akan mendukung itu.

"Kita giatkan lagi. Kita yakin bisa," ujarnya. 

Dikatakan Syaukani, jumlah perolehan emas Provinsi Banten sama dengan Provinsi Lampung. Hanya saja perolehan perak kita lebih banyak, sehingga lebih unggul. 

Tidak sampai di situ, pihaknya juga melakukan protes atas dianulirnya satu medali emas yang diperoleh dari Binaraga. Dan, setelah ada protes dan dipertimbangkan oleh panitia besar PON, akhirnya emas itu kembali masuk perhitungan. 

"Protes kita diterima tadi malem," ujarnya. 

Protes itu secara resmi diterima melalui Surat Panitia Besar PON XXI tahun 2024 Nomor 1493/sekr-PB. PON XXI/IX/2024 tentang Pengembalian medali emas binaraga atas nama T. Rahmat Widjaya.

"Dalam surat itu, di poin 4 menjelaskan bahwa mengembalikan pencantuman raihan 1 emas binaraga pada kelas +85kg atas nama atlet T. Rahmat Widjaya agar dicantumkan dalam peringkat perolehan medali emas Provinsi Banten," jelasnya. 

Menurut Syaukani, Pemprov Banten saat ini sedang mempersiapkan sarana dan prasarana termasuk penyiapan SDM-nya, untuk menjadi tuan rumah pada pelaksanaan PON 2032 nanti bersama Provinsi Lampung. 

"Kita masih ada waktu 8 tahun lagi," pungkasnya. (Ibs/Red).

PON XXI Aceh-Sumut Sebagai Pendongkrak Ekonomi

 

Pembukaan Pekan Olahraga (PON) XXI Aceh - Sumut Tahun 2024


Oleh: Bagus Pratama

 

Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut tidak hanya menjadi ajang unjuk prestasi atlet-atlet dari seluruh penjuru Indonesia, tetapi juga telah menciptakan peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi di daerah tuan rumah.  

Antusiasme masyarakat Aceh dan Sumatera Utara dalam menyambut perhelatan ini membawa dampak nyata bagi berbagai sektor, terutama pariwisata dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).  

Gelaran multi-olahraga terbesar di tanah air ini telah menjadi pendorong signifikan bagi aktivitas ekonomi lokal, menciptakan peluang besar bagi masyarakat setempat untuk meraih manfaat langsung dari penyelenggaraan event nasional ini. 

Masyarakat lokal, seperti yang diungkapkan oleh Destika Gilang, warga Banda Aceh, merasakan langsung dampak positif PON XXI. Gelaran ini membuka kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk mempromosikan produk lokal mereka, termasuk makanan khas, kerajinan tangan, dan produk budaya lainnya.  

Banyaknya tamu yang datang dari berbagai daerah, baik sebagai atlet, ofisial, maupun penonton, memberi dorongan besar bagi sektor ekonomi kreatif. Hotel, restoran, dan berbagai tempat wisata di Aceh dan Sumatera Utara juga dipenuhi pengunjung, yang pada gilirannya meningkatkan pendapatan masyarakat lokal. Bagi pelaku UMKM, ini adalah momen untuk memperluas pasar dan memperkenalkan produk mereka ke khalayak yang lebih luas. 

Tidak hanya sektor ekonomi, PON XXI juga membawa dampak positif pada pariwisata. Destika, yang berharap besar pada dampak ekonomi dari PON, melihat adanya peluang untuk mempromosikan budaya Aceh ke para tamu yang datang dari luar daerah.  

Destinasi wisata seperti Masjid Raya Baiturrahman dan Pantai Lampuuk menjadi magnet bagi para pengunjung yang datang ke Banda Aceh. Dengan begitu, masyarakat setempat dapat memperkenalkan keindahan dan kekayaan budaya Aceh, sekaligus meningkatkan pendapatan dari sektor pariwisata. Para pelaku usaha pariwisata, mulai dari pemandu wisata hingga pengrajin cinderamata, merasakan lonjakan permintaan selama perhelatan ini berlangsung. 

Selain itu, antusiasme masyarakat juga tercermin dalam keterlibatan mereka dalam mendukung kesuksesan penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumut. Warga asal Pematangsiantar, Torus, yang mengikuti langsung rangkaian acara di Sumatera Utara, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam memastikan jalannya acara tetap kondusif dan tertib.  

Panitia penyelenggara, bekerja sama dengan pihak keamanan, berhasil menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi para peserta dan pengunjung. Stabilitas dan ketertiban selama event ini berlangsung memberikan rasa aman bagi wisatawan dan pelaku usaha untuk tetap beraktivitas, serta memastikan roda ekonomi terus berputar. 

Lebih jauh, PON XXI Aceh-Sumut tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ajang budaya yang memperkenalkan kekayaan tradisi lokal kepada pengunjung dari berbagai daerah.  

Salah satu warga asal Jakarta yang bekerja di Banda Aceh, Deny Boy menilai bahwa gelaran ini memadukan unsur olahraga dan budaya, menciptakan pengalaman yang unik bagi para tamu.  

Selain menyaksikan kompetisi olahraga, para pengunjung juga disuguhkan pertunjukan seni dan budaya Aceh, seperti tari Saman dan rapai, yang mampu memikat hati para wisatawan. Melalui perhelatan budaya ini, Aceh berkesempatan memperkenalkan warisan budayanya tidak hanya ke seluruh Indonesia, tetapi juga ke dunia internasional. 

Deny juga menilai bahwa PON XXI Aceh-Sumut memberikan kesempatan besar bagi pelaku UMKM dan sektor pariwisata untuk berkembang. Pelaku usaha di Banda Aceh, Medan, dan daerah-daerah lain yang menjadi tuan rumah berbagai cabang olahraga, merasakan peningkatan signifikan dalam transaksi harian mereka.  

Perhelatan ini memberikan dampak ekonomi langsung yang signifikan, terutama di sektor pariwisata, kuliner, dan perhotelan. Selain itu, kemeriahan ajang ini juga mendorong masyarakat untuk lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi lokal, baik melalui partisipasi sebagai pengrajin, penyedia jasa, maupun pelaku usaha di sektor kreatif lainnya. 

Penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumut telah memberikan stimulus ekonomi yang kuat, khususnya bagi pelaku usaha mikro dan kecil. UMKM, yang menjadi tulang punggung perekonomian lokal, mendapatkan ruang lebih luas untuk mempromosikan produk mereka ke pasar yang lebih besar.  

Ajang multi-olahraga nasional ini juga memperkuat konektivitas antara daerah tuan rumah dengan daerah-daerah lain di Indonesia, yang pada akhirnya meningkatkan volume perdagangan dan transaksi antarwilayah.  

Dalam konteks ini, PON XXI tidak hanya menggerakkan ekonomi lokal selama event berlangsung, tetapi juga menciptakan peluang jangka panjang bagi pengembangan ekonomi di Aceh dan Sumatera Utara.

Dukungan yang kuat dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah, panitia penyelenggara, hingga masyarakat lokal, menjadi faktor kunci dalam menciptakan suasana yang kondusif untuk mendukung kesuksesan PON XXI.  

Kerja sama ini memperlihatkan bagaimana masyarakat Aceh dan Sumatera Utara bersatu dalam semangat kebersamaan untuk menyukseskan perhelatan olahraga nasional terbesar di Indonesia. 

Antusiasme masyarakat tidak hanya tampak dalam dukungan mereka di lapangan pertandingan, tetapi juga dalam partisipasi mereka di sektor-sektor ekonomi yang terkait dengan penyelenggaraan PON.

Keberhasilan PON XXI Aceh-Sumut dalam meningkatkan ekonomi lokal menjadi contoh nyata bagaimana sebuah event olahraga dapat memberikan dampak yang luas bagi masyarakat. Dari aspek ekonomi kreatif hingga pariwisata, PON 2024 membawa angin segar bagi para pelaku usaha dan masyarakat yang terlibat.  

Antusiasme yang tinggi dari masyarakat, ditambah dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, telah menjadikan PON XXI lebih dari sekadar ajang kompetisi olahraga. Ajang ini menjadi momentum penting bagi pengembangan ekonomi, promosi budaya, dan penguatan kebersamaan di antara masyarakat Aceh dan Sumatera Utara. 

Dengan berjalannya PON XXI, dampak positif yang dirasakan oleh masyarakat Aceh dan Sumatera Utara diharapkan dapat terus berlanjut. Para pelaku usaha lokal mendapatkan keuntungan langsung dari perhelatan ini, sementara sektor pariwisata dan ekonomi kreatif mengalami peningkatan yang signifikan.  

PON XXI Aceh-Sumut telah membuktikan bahwa olahraga tidak hanya mampu mempersatukan bangsa, tetapi juga dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Ajang multi-olahraga nasional ini membuka peluang besar bagi masyarakat lokal untuk memajukan perekonomian mereka melalui kreativitas, inovasi, dan semangat kebersamaan.

 

*) Analis Ekonomi Makro - Lembaga Riset Ekonomi Nusantara

Grup 1 Kopassus kembali torehkan prestasi Juara Umum Danjen Kopassus Shooting Championship 2024

 Prajurit Grup 1 Kopassus Yang Tergabung Dalam Baladika Shooting Club (BSC), mengikuti ajang Bergengsi Tahunan Dalam Rangka Memperingatu HUT ke 72 Kopassus Yang Diselenggarakan Oleh Grup 2 Kopassus di Solo.

Solo-Prajurit Grup 1 Kopassus kembali torehkan prestasi Juara Umum Danjen Kopassus Shooting Championship 2024 yang diselenggaran oleh Grup 2 Kopassus pada tanggal 25 s.d 26 Mei 2024.

Sebanyak 11 orang Prajurit Grup 1 Kopassus yang tergabung dalam Baladika Shooting Club (BSC) mengikuti ajang bergengsi tahunan dalam rangka memperingatu HUT ke 72 Kopassus yang diselenggarakan oleh Grup 2 Kopassus di Solo.

Kegiatan ini diikuti oleh 751 orang peserta dan 120 tim untuk merebutkan beberapa kecabangan baik senapan maupun pistol.

Dalam lomba yang berlangsung selama 2 hari itu, Grup 1 Kopassus berhasil meraih juara sbb:

Juara 1 Open Beregu jarak 300 M (Serka Wahyu dan Praka Mabruazi)

Juara 3 Standar Perorangan 300 M (Praka Maburozi) 

Juara 2 Standar Beregu 300 M (Serka Suranto dan Praka Geren)

Juara 1 100 M Open Plat Perorangan  (Praka Mabruazi)

Juara 1 100 M Plat Standart Perorangan (Serka Wahyu)

Juara 2 100 M Plat Standar Beregu (Serka Suranto dan Praka Mabruazi)

Juara 1 Obstacle Tactical 100 M open (Serka Wahyu)

Juara 1 Obstacle Tactical 100 M standart (Praka Geren)

Juara 3 Obstacle Tactical 100 M

(Praka Mabruazi)

Juara 1 Tactical 100 M Open Team

(Serka Wahyu dan Praka Mabruazi)

Dengan hasil di atas Grup 1 Kopassus meraih Juara Umum Perorangan Senapan dan Juara Umum Tim Senapan. Sebelumnya Grup 1 Kopssus juga meraih Juara Umum menembak beregu Pistol pada Apel Dansat se Kopassus. (Ibs/Red)

Kadispora Banten: Ada 25 Cabor yang Dilomabakan di POPDA 2024

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten, Ahmad Syaukani


SERANG - Pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Banten ke XI tahun 2024 tinggal bebetapa bulan lagi. Berbagai persiapan dan tahapan terus dilaksanakan demi suksesnya kegiatan tersebut.


Sebagai informasi, ajang POPDA Provinsi Banten ke XI tahun 2024 akan dilaksanakan pada 8 hingga 13 Juni 2024 di Kota Tangerang.


Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten, Ahmad Syaukani mengatakan, saat ini persiapan POPDA terus dilakukan, salah satunya melakukan tahapan pendaftaran.


"Saat ini mulai proses pendaftaran peserta," kata pria yang akrab disapa Oni itu, Senin (19/2/2024).


Oni mengungkapkan, POPDA ke XI 2024 ini akan diikuti oleh delapan Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Banten. "Untuk cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan nanti itu ada 25 cabor," ucapnya.


Dijelaskan Oni, adapun tahapan pendaftaran peserta POPDA XI 2024, yaitu, tahap pendaftaran 1, Entry by Sports tanggal 16 – 29 Februari 2024.

Tahap Pendaftaran 2, Entry by Numbers tanggal 16 – 29 Maret 2024.


"Tahap Pendaftaran 3, Entry by Names tanggal 11 – 30 April 2024 dan tahap Akhir, Keabsahan Peserta tanggal 8 – 16 Mei 2024," jelasnya. (ADV)

Memble di Uji Coba, Elkan Baggott Janji Timnas Indonesia Tampil Beda di Piala Asia 2023

Elkan Baggott Saat Bergabung Pemusatan Latihan Timnas Indonesia.


JAKARTA - Timnas Indonesia membawa modal buruk untuk berlaga di Piala Asia 2023 dengan hasil tiga kekalahan dalam uji coba. Bek skuad Garuda, Elkan Baggott pun memberi pembelaan.


Pemain klub kasta kedua Liga Inggris, Ipswich Town itu menjanjikan penampilan Timnas Indonesia bakal berbeda saat memasuki Piala Asia 2023.


Sebelumnya, tiga kekalahan dirasakan Elkan Baggott C dalam masa persiapan menuju Piala Asia 2023. Timnas Indonesia takluk 0-4 dan 1-2 saat bersua Libya pada 2 serta 5 Januari lalu.


Kemudian yang terbaru, Timnas Indonesia dihajar Iran lima gol tanpa balas di Qatar, Selasa (9/1/2024). Tentu hasil ini cukup mengecewakan lantaran di Piala Asia 2023 perjuangan skuad Garuda lebih berat lagi.


Meski begitu, Elkan Baggott optimistis tim akan mendapatkan hasil terbaik saat Piala Asia 2023. Sebab, uji coba bukan melihat hasil pertandingan melainkan progres selama latihan.


"Tentu kami masih optimis. Kami tidak melihat hasil pertandingan hari ini," kata Elkan Baggott dilansir dari suara.com, Rabu (10/1/2024).


"Kami hanya melihat bagaimana kami mempraktekkan apa yang sudah kami latih untuk menghadapi pertandingan pertama kami. Jadi seluruh tim masih berusaha bersama dan masih optimis menatap turnamen," jelasnya.


Pada Piala Asia 2023, Timnas Indonesia tergabung di Grup D bersama Jepang, Irak, dan Vietnam. Timnas Indonesia ditargetkan lolos ke babak 16 besar.


Di laga perdana, Timnas Indonesia akan menghadapi Irak, 15 Januari 2024. Empat hari berselang, giliran Vietnam yang akan dihadapi.


Pada laga terakhir grup, Jordi Amat dan kawan-kawan menantang Jepang, 24 Januari mendatang. Butuh kerja keras bagi Timnas Indonesia memenuhi target karena lawan yang dihadapi tak sembarangan. (Red)

Takut Dihukum Pelatih, Rio Fahmi Rela Lakukan Ini Selama Libur BRI Liga 1

 Pemain Persija Jakarta ilham Rio Fahmi mengaku takut mendapat hukuman dari Pelatih fisik Paul Keenan.


JAKARTA - Pemain Persija Jakarta ilham Rio Fahmi mengaku takut mendapat hukuman dari Pelatih fisik Paul Keenan. Oleh sebab itu, ia lebih memilih fokus berlatih ketimbang leha-leha di tengah libur BRI Liga 1.


Sebagaimana diketahui, BRI Liga 1 diliburkan sejak 18 Desember 2023, usai laga terakhir di pekan ke-23. Persija dijadwalkan kembali berkumpul pada 15 Januari sebelum melakoni pertandingan pekan ke-24 di awal Februari 2024.


Rio Fahmi menjelaskan ada target yang diberikan dari Pelatih Paul Keenan kepada pemain selama libur BRI Liga 1. Demi memenuhi target itu, sang pemain merelakan waktu jalan-jalan untuk latihan.


“Mungkin sedikit berbeda dengan yang lain. Saya hanya pulang kampung tapi tidak jalan-jalan," kata Rio Fahmi dilansir dari suara.com, Kamis (4/1/2024).


"Saya menghabiskan waktu dengan latihan sendiri saja,” jelas pemain 22 tahun tersebut.


Rio Fahmi melanjutkan bahwa akan ada hukuman untuk pemain andai kondisinya tidak bagus saat kembali ke tim. Itu seperti kegemukan karena tak bisa menjaga kondisi tubuh selama libur.“Coach Paul (Keenan) kasih program buat satu tim selama liburan ini. Lalu ada hukumannya dari coach kalau berat badan kami ada yang naik dari liburan ini. Karena programnya cukup ketat, jadi saya banyak menghabiskan waktu di gym saja," terang Rio Fahmi.


“Kalau dari coach Paul programnya hanya gym dan jogging. Jadi buat variasi, saya menambah menu latihan pakai bola untuk ball feeling,” pungkasnya.


Persija untuk sementara menduduki posisi kesembilan klasemen sementara BRI Liga 1 dengan 32 poin. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu masih memiliki hasrat masuk empat besar untuk ikut championship series.


Pertandingan terdekat Persija adalah menghadapi Borneo FC di pekan ke-24 BRI Liga 1. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Segiri pada 6 Februari 2024. (Red)


Pj Gubernur Al Muktabar Lepas Peserta Sepeda Tour de Banten 2023

 

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar melepas peserta Sepeda Tour de Banten 2023 kolaborasi Komunitas Serang Road Bike dengan Kepolisian Daerah Banten di Pendopo Bupati Serang. 


Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar melepas peserta Sepeda Tour de Banten 2023 kolaborasi Komunitas Serang Road Bike dengan Kepolisian Daerah Banten di Pendopo Bupati Serang. Sabtu, (25/11/2023). Tour de Banten 2023 turut perkuat gerakan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) khususnya di Provinsi Banten.

Sepeda Tour de Banten merupakan tour sepeda pertama yang melintasi rute berbagai obyek wisata di Provinsi Banten. Tour ini diikuti sekitar 250 peserta lokal dan mancanegara.

Al Muktabar juga menyampaikan, kegiatan ini  merupakan upaya Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Banten yang berkolaborasi dengan stakeholder dalam memperkenalkan Banten sebagai daerah wisata. Ia berharap, dengan karakteristik daerah wisata di Provinsi Banten yang berbeda-beda mampu memberikan kesan tersendiri kepada para peserta.

“Maka tentu beberapa destinasi wisata di Banten ini  akan menjadi rute perjalanan  gowes. Santai saja nikmati alam kita dan tangkap apa yang bisa kita nikmati dari setiap destinasi wisata itu agar Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) bisa terus kita upayakan,” jelasnya. 

Ia juga menekankan kepada para peserta untuk selalu menjaga keamanan dalam perjalanan. Dengan begitu, para peserta  bisa menikmati tempat wisata yang dilewati dengan nyaman.

“Karena dengan menjaga keamanan, kita bisa nyaman menikmati perjalanan dan keindahan alam yang kita lewati,” ungkapnya.

Sementara itu Wakapolda Provinsi Banten Sekaligus Ketua Pelaksana Sepeda Tour de Banten M Sabilul Arif, menyampaikan kegiatan ini selain menjalin silaturahmi antar komunitas sepeda juga bertujuan untuk memperkenalkan destinasi wisata di Provinsi Banten melintasi dua rute yang berbeda.

“Kegiatan ini adalah kegiatan pertama yang diikuti kurang lebih 250 peserta dengan 2 rute perjalanan. Dimana 150 peserta melewati rute 150 KM dan sisanya melewati 250 KM yang tentunya disuguhkan berbagai wisata di Provinsi Banten,” ungkap Arif.

Ia menambahkan, kegiatan ini diikuti oleh masyarakat umum baik dalam dan luar negeri. Dengan konsep menikmati keindahan alam, kegiatan ini juga diharapkan bisa menjadi agenda tahunan dengan peserta yang terus bertambah.

“Insya Allah ini akan menjadi besar, dan harapannya di event yang pertama ini menjadi starting point untuk terus mengembangkan kegiatan gowes di Provinsi Banten pada tahun berikutnya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, rute yang dilewati peserta baik di rute 150 KM atau 250 KM melewati destinasi wisata yang terdapat di Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang dan Kota Cilegon. (Sal/Red)