BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

Optimalkan Program Rutilahu, Camat Taktakan Intensif Kawal Bantuan Bedah Rumah Tahun 2026

Camat Taktakan Mamat Rahmat.

SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus memperkuat komitmennya dalam menekan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Hingga April 2026, sejumlah usulan bantuan bedah rumah telah memasuki tahap koordinasi teknis lintas instansi. Proses ini dilakukan untuk memastikan setiap bantuan tepat sasaran, sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Camat Taktakan, Mamat Rahmat, menegaskan pihaknya aktif melakukan monitoring dan pengawalan terhadap penyaluran bantuan tersebut agar berjalan optimal dan transparan.

Berdasarkan data sementara pada awal tahun 2026, baru satu unit rumah yang berhasil direalisasikan untuk mendapatkan bantuan perbaikan, yakni di Kelurahan Kuranji.

“Pada tahun 2026 ini, sementara baru satu bantuan yang terealisasi, tepatnya di Kelurahan Kuranji. Saya juga hadir langsung mendampingi proses pelaksanaannya,” ujar Mamat Rahmat saat dikonfirmasi, Kamis (16/4/2026).

Meski realisasi masih terbatas, pihak kecamatan bergerak cepat dengan kembali mengusulkan tambahan bantuan bagi warga yang memenuhi kriteria penerima manfaat.

Saat ini, terdapat empat usulan baru yang telah diajukan ke Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang, salah satunya berasal dari Kelurahan Drangong.

“Kami sudah mengusulkan empat lokasi tambahan ke Dinsos, di antaranya dari Kelurahan Drangong. Saat ini masih dalam proses verifikasi dan belum terealisasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, sinergi antara pihak kecamatan dan Pemerintah Kota Serang terus diperkuat, termasuk melalui agenda kunjungan Wali Kota ke wilayah Taktakan. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan proses penyaluran bantuan berjalan efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Selain itu, Kecamatan Taktakan juga terus melakukan pemutakhiran data warga secara berkala. Upaya ini bertujuan agar masyarakat yang tinggal di hunian tidak layak huni dapat segera teridentifikasi dan diusulkan menerima bantuan perbaikan pada sisa tahun anggaran 2026.

Dengan pengawalan yang intensif dan kolaborasi antar pihak, program Rutilahu diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan hunian layak dan aman. (ADV)

« PREV
NEXT »

Tidak ada komentar